Musik dan Al-Qur’an Tak Bisa Berada di Satu Hati

KINE.tic

FontCandy (8)

MUSIK DAN AL-QUR’AN TAK BISA BERADA DI DALAM SATU HATI

Bismillaahirrahmaanirrahiim
Seperti biasa, saya bukan ustadz. Saya hanya (mantan) pemusik yang suka menulis. Semoga Allah meluruskan niat saya menulis hanya karena-Nya, dan bukan yang lain. Tulisan ini pun hanya pengingat bagi saya, atau siapapun, yang pernah bertanya seperti ini:
Masa sih musik haram?
Sesuatu yang indah seperti musik koq dilarang?
Dampak buruknya memangnya apa?
Manfaatnya kan banyak, seperti musik klasik misalnya?

Tentu saja banyak dalil dan pendapat mengenai ini. Begitupun perbedaan pendapat dalam menyingkapi misalnya: musik islami, atau lagu anak, dsb. Saya tidak akan membahas itu. Dalam tulisan ini saya akan lebih banyak menceritakan pengalaman saya sendiri sebagai seseorang yang pernah menjadikan musik sebagai kebutuhan hidup. Bagaimana musik pernah menjadi seperti air bagi hati saya, yang pasti membuat hati “kehausan” jika satu hari saja tidak mendengarkannya. Bagaimana musik bisa membuat hati damai di suatu hari, lalu membuat hati bergejolak di…

Lihat pos aslinya 1.766 kata lagi

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

Buat situs web Anda di WordPress.com
Mulai
%d blogger menyukai ini:
search previous next tag category expand menu location phone mail time cart zoom edit close